Jumat, 18 Mei 2012

ETIKA ENGINERING

Etika yaitu ilmu pengetahuan yang mengajarkan tentang moral. Dengan adanya etika  dalam  pergaulan masyarakat akan terlihat baik dan buruknya seseorang yang dapat dilihat dari tingkah laku dari seseorng tersebut. Moral adalah tata-cara atau batsan tingkah laku sesorang yang  dapat  di asumsikan apakah tingkah laku atau sifat seseorang dapat dikatakan benar atau salah dan baik serta buruk . DalamKamus Besar Bahasa Indonesia (1989: 592),moral diartikan sebagai akhlak, budipekerti, atau susila. Secara terminologis, terdapat berbagai rumusan pengertian moral,yang dari segi substantif materiilnya tidak ada perbedaan, akan tetapi bentukformalnya berbeda. Widjaja (1985: 154) menyatakan bahwa moral adalah ajaran baikdan buruk tentang perbuatan dan kelakuan (akhlak). Maksud dari perbuatan buruk yang telah disampaikan diatas dalam etika enginering yaitu:berkata bohong, memanipulasi data “sehingga data menjadi palsu”, menerima suapan, tidak membeda – bedakan ras suku agama dan gender. Didalam etika enginering yang baik selalu melakukan etika – etika yang baik, tidak melanggar norma – norma yang berlaku.
Contoh etika :
1.    Berpakaian sopan pada saat diluar ruamah atau bepergian
2.    Ingat waktu pada saat bertamu atau sedang berkunjung kerumah teman
3.    Menolong orang yang kecelakaan
SOLUSI:
1.    Menolak segala bentuk sesuatu yang berupa suapan.
2.    Tidak merendahkan orang lain berdasarkan ras, suku, agama, gender.
3.    Diusahakan selalu berkata apa adanya, bukan ada apanya.

Rabu, 18 April 2012

SISTEM?? ELEMEN-ELEMEN??

Ada beberapa elemen untuk membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut ini merupakan elemen elemen dari sebuah sistem:

1. Tujuan

Setiap sistem memiliki tujuan “Goal”, entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. dan tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.

2. Masukan

Masukan “input” sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud “tampak secara fisik” maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi misalnya permintaan jasa pelanggan.

3. Proses

Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa dalam aktivitas pembedahan pasien.

4. Keluaran

Keluaran “output” merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

5. Batas

Yang disebut batas “boundary” sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem lingkungan. Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem.

6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik

Mekanisme pengendalian “control mechanism” diwujudkan dengan menggunakan umpan balik “feedback”, yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.

7. Lingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.


Contoh lain sistem yang memiliki elemen elemen yaitu:


1. Sistem Pernafasan:

1. Elemen : hidung, tenggorokan, paru–paru, udara

2. Masukan : udara luar

3. Keluaran : karbondioksida

4. Proses : penyerapan oksigen dari udara yang dihisap


2. Sistem Pencernaan:

1. Elemen : mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar,makanan

2. Masukan : makanan

3. Keluaran : feses

4. Proses : terjadi penyerapan sari–sari makanan di lambung, usus halus dan usus besar


3. Sistem Penglihatan:

1. Elemen : mata, syaraf, otak, objek benda

2. Masukan : objek benda

3. Keluaran : gambaran yang sesuai objek benda yang dilihat oleh mata

4. Proses : mata mengambil gambar dari objek benda kemudian ditransfer dan diolah di otak melalui syaraf.

Kamis, 12 April 2012

LISP FUNGSIONAL PROGRAMING

LISP merupakan salah satu bahasa pemrograman yang mengimplementasikan dari pemrograman fungsional “yang terdiri dari beberapa fungsi”. LISP ini bermanfaat untuk pembuatan – pembuatan rumus matematika. Pemrograman fungsional “LISP” tidak mempermasalahkan memorisasi dan struktur data.

Dalam LISP penulisan ekspresi secara prefix yaitu dengan menuliskan operatornya terlebih dahulu dan menuliskan operan setelah operatornya. Dan pemisah antara operan dengan operator menggunakan spasi. Contoh untuk menulis menjumlahkan antara a dan b kita menuliskan notasi dalam bahasa lisp dengan cara (+ a b). Perbedaan dengan bahasa C yaitu kalau bahasa C tidak menuliskanya secara prefix contoh untuk menjumlahkan dua inputan antara a dan b yaitu (x = a + b).

Dalam bahasa LISP juga terdapat ekspresi aritmatika ”* / + - sqrt expt ”, ekspresi logika ”T nil”, ekspresi kondisional ”if cond” dan ekspresi rekursif “fungsi perulangan”. Untuk membuat fungsi dalam sebuah bahasa LISP kita menuliskan kata defun yang berarti definition function “mendefinisikan fungsi atau biasa disebut dengan mendeklarasikan sebuah fungsi”. Contoh: (defun penjumlahan (a b) (+ a b)), dari contoh dibawah ini kita menginputkan dua buah bilangan integer dan menghasilkan nilai integer pula dari penjumlahan berikut.

Dalam sebuah fungsi dapat terjadi pemanggilan fungsi dari luar fungsi itu sendiri. Semisal kita mempunyai fungsi penjumlahan, didalam fungsi penjumlahan dapat kita masukan fungsi yang lain. Contoh: (defun pengurangan (a b) (- a b)) (defun penjumlahan (a b) (+ a (pengurangan a b))). Dari contoh diatas merupakan penulisan sebuah fungsi yang terdapat fungsi didalam fungsi tersebut. Dan kita pun dapat menuliskan lebih dari satu fungsi didalam fungsi.

Ekspresi kondisional merupakan ekspresi yang bertujuan untuk menyeleksi dari sebuah statement misal dengan contoh jika kita menginputkan angka 9 maka akan menghasilkan nilai true, selain angka 9 menghasilkan nilai false. Berikut merupakan implementasi dari statemen yang diatas: Dengan menggunakan ekspresi if (defun angka9 (a) (if(= a 9)t nil)). Dengan menggunakan ekspresi cond ”depend on” (defun angka9 (a) (cond((= a 9)t)(t nil))). Dari coding yang dituliskan diatas merupakan pengaplikasian fungsi if dan cond secara sederhana, dan fungsi if dan cond juga dapat dituliskan secara lebih sulit lagi seperti if bersarang atau cond yang bersarang. Maksud dari bersarang yaitu didalam if terdapat if dan didalam cond juga terdapat cond.

Sedangkan ekspresi rekursif merupakan ekspresi yang bersifat melakukan perulangan, dalam bahasa C sering disebut dengan istilah looping “Berulang”. Dalam bahasa LISP ekspresi ini dinamakan dengan rekursif “reccurent = perulangan”. Didalam fungsi rekursif ini terjadi pemanggilan dari diri sendiri. Didalam fungsi rekursif terdapat kondisi basis “kondisi yang mengakibatkan sebuah fungsi berhenti” dan kondisi reccurens “kondisi yang diulang”. Jika kita salah pengetikan dalam kondisi basis “kondisi berhenti dari sebuah perulangan” maka di LISP akan menuliskan peringatan yang bertuliskan “stack overflow” yang berarti fungsi tersebut tidak dapat berhenti / tidak dapat dihentikan karena kondisi basisnya salah atau tidak memungkinkan. Contoh fungsi rekursif : (defun tambah (a b) (if(= a 0) b (+ 1 (tambah (- a 1) b)))). Dari fungsi yang dituliskan jika kita mengetikan inputan 2 3 maka akan menghasilkan nilai 5. Nilai 5 didapat dari 2 bukan dari 0 maka lanjut ke statemen +1 dan masuk ke fungsi tambah lagi dan 1 bukan 0 maka lanjut lagi ke statemen +1 dan 0 adalah 0 maka +3 dan kemudian menghasilkan nilai 5 dari program LISP.

Jumat, 06 April 2012

INVENSI? dan INOVASI?

Invensi adalah penemuan baru yang bermanfaat. Invensi baru dapat disebut sebagai inovasi jika invensi tersebut telah memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat luas (dalam konteks ekonomi). Dari ungkapan tersebut maka dapat dikatakan jika invensi juga mencakup para peneliti, maka inovasi lebih bernuansa industri dan munculnya inovasi harus didahului oleh invensi. Invensi dapat berupa ide yang timbul dari pengamatan terhadap alam semesta, studi atau eksperimen, sedangkan inovasi memerlukan penelaahan yang luas dan mencakup inti disiplin ilmu termasuk ekonomi. Invensi timbul dari suatu kegiatan atau pemikiran kreatif. Hubungan antara invensi dan inovasi sangatlah tepat digambarkan oleh kalimat berikut ini [1] : True Creativity (invention) and Innovation consists of SEEING what everyone else has seen, THINKING what no one else has thought, and DOING what no one else has dare.

Berikut ini adalah beberapa contoh invensi, dan inovasi serta penemuannya :
• Hukum Gravitasi Newton adalah invensi yang muncul dari pengamatan visual terhadap buah apel yang jatuh dan bulan yang mengorbit bumi. Invensi memberikan kontribusi terhadap dunia ilmu pengetahuan (invensi).
• Einstein menemukan teori relativitas denan cara ‘membayangkan’ apa yang terjadi seandainya berjalan bersama cahaya (invensi).
• Bell menemukan telepon dari ide yang ditulisnya pada secarik amplop bekas. Berdasarkan amplop itu Bell mendapatkan hak paten telepon (inovasi).
• Uppershey menemukan teleskop dengan menggabungkan dua lensa positif (kaca pembesar). Penemuannya ini dipatenkan tahun 1608, 300 tahun setelah ditemukannya kaca pembesar (kacamata), (inovasi).
• Philo Farnsworth mendapatkan inspirasi penemuan televisi ketika dia duduk di bukit sambil memandang petakan lahan pertanian (gandum) yang rapi. Inspirasi ini memunculkan ide untuk membuat tabung sinar katoda yang mengeluarkan barisan titik-titik gelap-terang yang teratur. Pada waktu itu Farnwort berumur 14 tahun dan idenya baru terwujud setelah dia berusia 21 tahun (inovasi).
• Carlson menemukan teknik Xerography karena didesak oleh kebutuhan untuk membuat copy dokumen (Carlson adalah seorang ahli hukum pembuat dokumen paten).

Dari contoh bagaimana suatu invensi atau inovasi tercipta, tidak ada satu cara yang sistematik yang dapat dirujuk untuk digunakan sebagai ‘prosedur mendapatkan invensi’. Namun dari semua contoh tersebut, terdapat satu kesamaan, yaitu bahwa ide, inspirasi dapat dikembangkan menjadi invensi dan inovasi apabila penemunya mempunyai keahlian atau pengetahuan di bidang tersebut (meskipun bukan profesinya).

Jumat, 23 Maret 2012

Klasifikasi Teknologi

Teknologi di jaman yang sudah modern serba efisien, dan canggih. Teknologi juga memiliki klasifikasi menurut ahli teknologi yang bernama Khalil, teknologi diklasifikasikan menjadi tiga jenis klasifikasi teknologi, yaitu:


1. ‬New Technology

Menurut seorang pakar teknologi “Khalil” yaitu: TEKNOLOGI YANG BARU DIPERKENALKAN DAN AKAN DITERAPKAN UNTUK MENUNJANG PRODUKSI BAGI PERUSAHAAN UNTUK MENGHASILKAN PRODUK ATAU MENYEDIAKAN JASA LAYANAN.
Contoh New Teknologi adalah: iCLOUD, iCLOUD adalah suatu layanan dari sebuah perusahaan yang sangat menguntungkan ketika kita ingin mengambil data yang berada di komputer, kita tidak perlu kembali ke rumah kemudian mengambil data dari komputer tersebut. Cukup dengan menggunakan handphone kita bisa mengambil data dari komputer ke handphone dan sebaliknya dari handphone ke komputer, dengan menggunakan koneksi internet. Teknologi ini masih terbatas bagi para pengguna perangkat yang bermerk “Apple”. Dan ini merupakan keuntungan bagi kita yang memiliki mobilitas yang tinggi dan membutuhkan data dari komputer tanpa harus menghampiri komputer.


2. Emerging Technology

Sedangkan menurut Khalil teknologi emerging yaitu: TEKNOLOGI TERSEBUT SAAT INI BELUM BEGITU DIKOMERSILKAN ATAU BELUM BANYAK MENGHASILKAN BAGI PENGGUNA TERSEBUT TETAPI DALAM JANGKA WAKTU LIMA TAHUN TEKNOLOGI TERSEBUT DIPREDIKSI AKAN KOMERSIAL DAN MENGHASILKAN BAGI PENGGUNANYA.
Contoh Emerging Teknologi adalah teknologi handphone yang menggunakan layar virtual, teknologi tinggi ini masih dalam pengembangan oleh develop – develop handphone yang ingin menggunakan teknologi ini di dalam perangkatnya. Teknologi ini sangat bagus, karena dengan layar yang virtual kita tidak perlu menghadap ke layar handphone cukup dengan memandang saja kedepan, maka sudah bisa menggunakanya, selain itu saat sedang digunakan untuk menelpon kita bisa melihat lawan bicara kita secara lebih nyata “3D” dengan memproyektorkan wajah dari layar virtual, sehingga terlihat mirip dan nyata dengan yang aslinya.


3. High Technology

Menurut Khalil High Teknologi adalah SUATU TEKNOLOGI YANG CANGGIH YANG MASIH BISA UNTUK DIMAJUKAN ATAU DIKEMBANGKAN MENJADI LEBIH CANGGIH.
Contoh High Teknologi adalah: “Prosesor” Prosesor sangat bermanfaat bagi komputer, tanpa adanya prosesor komputer hanyalah seombyok barang elektronik yang tidak dapat digunakan. Prosesor mengalami peningkatan dari jaman ke jaman. Dahulu prosesor belum ada teknologi pentium, yaitu prosesor masih hanya dapat menjalankan satu perintah saja “satu prosesor”, dan sekarang prosesor sudah mengalami perkembangan hingga “delapan prosesor didalam satu prosesor”, teknologi ini merupakan bukti meningkatnya prosesor jadi lebih canggih, dan lebih cepat dalam memproses data.

Senin, 05 Maret 2012

Teknologi Dalam Kehidupan Sehari – Hari

Teknologi pada dasarnya selalu berkembang dari setiap tahun ke tahun. Dan teknologi selalu meningkat menjadi lebih baik dari yang sebelum sebelumnya. Saya ambil contoh perkembangan teknologi yang digunakan dalam sehari hari yaitu laptop.


.


Gambar diatas merupakan laptop saya, laptop ini sangat berguna dan mempunyai spesifikasi yang cukup lumayan untuk menjalankan berbagai macam jenis aplikasi dan game. Spesifikasi singkatnya: Prosesor sudah menggunakan prosesor generasi kedua dari INTEL ”Core 2 Duo 2,2GHz” dan dari VGA juga diimbangi dengan ATI RADEON HD4330, dari Ram juga sudah lumayan besar yaitu 4gb, Hard Disk 320GB 7200rpm, kamera 2mp, wifi+Bluetooth, DVDRW, Dll. Warna merah CERRY sangat mengesankan sehingga terkesan memunculkan kesan GLAMOR. Saya beli laptop itu di awal tahun 2010 dan setelah saya membeli laptop ini munculah sekarang laptop – laptop baru dengan teknologi yang lebih tinggi dari laptop saya, tapi tidak dipungkiri juga laptop saya juga masih bisa mengikuti spesifikasi dari perkembangan teknologi pada laptop laptop sekarang.

Sejarah awal pertama munculnya laptop berawal pada tahun 1970 an oleh Alan Kan dari Xerox Palo Alto Research Center yang memiliki tujuan untuk membuat sebuah komputer jinjing yang tidak memerlukan kabel, dan dia menamakan temuannya dengan nama Dynabook. Pada tahap kedua di era 1979, peneliti William Moggridge dari korporasi Grid System menciptakan komputer jinjing dengan nama The Grid Compass Computer 1109, memiliki 340 KB memory, kotak die-cast magnesium dan layar lipat electrominescent. Tahap ketiga tahun 1983 Gavilan Computer memproduksi laptop yang bekerja sebaik MS-DOS dengan prosesor 8088, 64 KB Ram dan dapat di upgrade menjadi 128KB, dengan berat 9 pound, memiliki touchpad. Tahap empat di tahun 1984 Apple membuat notebook dengan microprosesor 65c02, memory 128KB, dan floppydrive 5.25-inch internal, mouse, power supply external , dua port serial, modem, layar 9 inch monochrome dan memiliki berat 9kg. Dan terus, terus semakin berkembang cepatnya teknologi hingga sekarang.

Selain itu pengaruh teknologi pada kultur kita yaitu: film transformer, film 2012, film film tersebut menggunakan effect animasi dengan menggunakan teknologi yang tinggi sehingga menciptakan film yang sangat menakjubkan. Dari sisi lagu, lagu pun juga menggunakan teknologi yang tinggi sehingga dapat menciptakan suara rekaman yang maksimal dan enak di dengar, selain itu nada – nada lagu yang tidak sesuai bisa dimanipulasi dengan teknologi yang tinggi. Pengaruh teknologi yang tinggi sangat mempengaruhi perkembangan kultur kita.